Karakteristik pribadi Allah yang terlembut adalah kasihNya. Firman Allah berbunyi, "Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih." (I Yohanes 4:7-8).

Kasih bersumber dari Allah sendiri - bukan hanya sesuatu yang dilakukanNya. Orang-orang berbicara tentang kasih, tetapi seringkali kasih yang dimaksud adalah kasih yang sudah tercemari dan salah arah. Kasih yang tergambar dalam  film  yang kita saksikan pada televisi atau bioskop seringkali hanyalah nafsu berahi. Dan yang tampak seolah-olah kasih yang sesungguhnya kepada anak-anak mungkin  hanya sebagai topeng terhadap kejahatan seksual.

Saat ini, beberapa orang bahkan tidak mengerti apa itu kasih. Mereka tidak tersentuh oleh citra Allah sebagai Bapa yang mengasihi, karena mereka tidak
pernah merasakan  kasih  dari seorang ayah. Atau mereka mungkin menolak citra bapa yang seperti itu, karena mereka pernah merasakan disia-siakan, dibenci, dan diperlakukan kejam oleh ayah mereka.  Betapa menyenangkan  melihat kasih yang sesungguhnya, karena kasih seperti ini sangat berbeda. Kasih yang sejati hanya  berasal dari Allah.  Dan kasih itulah satu-satunya alasan kita untuk berpengharapan.
kontak KAMI | persembahan KASIH
g

KASIH ALLAH

 



 
TABEL KRONOLOGI
Kitab YESAYA
TABEL K R O N O L O G I
Kitab BILANGAN

 

ARTIKEL LAINNYA

program mission
All right reserve. copyright @ Kebenaran Alkitabiah Menerangi Indonesia, 2010
Villa Regency Tangerang 2 Blok FE 4 No. 1, Tangerang - Indonesia. Telp/Fax. 021-33019222/021-5926525 email : kami@kami.or.id
PO BOX 175 , Tangerang 15001